Sabtu, 30 Juli 2011

REFERENSI WAJIB PENYULUH AGAMA


Arifin (1976), Pokok-pokok pikiran tentang bimbingan dan penyuluhan  agama. Jakarta: Bulan Bintang.
 Departemen Agama RI Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam Bagian Proyek Peningkatan Tenaga Keagamaan Penyuluh Agama Tahun 2002 (2002), Petunjuk teknis jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam, Jakarta, (Cet. Ke-3).
 ________ , Pedoman identifikasi wilayah Penyuluh Agama Islam, Jakarta
 ________,  Pedoman identifikasi kebutuhan sasaran  Penyuluh Agama Islam, Jakarta
 ________,  Pedoman identifikasi pembentukan kelompok sasaran  Penyuluh Agama Islam ahli, Jakarta
 ________,  Pedoman penilaian Penyuluh Agama Islam, Jakarta
 ________, Pedoman penyusunan laporan Penyuluh Agama Islam (Panduan tugas Penyuluh Agama Islam), Jakarta
 ________,  Pengembangan materi Penyuluh Agama Islam, Jakarta
 ________,  Materi bimbingan dan penyuluhan bagi Penyuluh Agama Islam Ahli, Jakarta
 Depertemen Agama RI Direktorat Jendaral Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji (2000), Himpunan  peraturan tentang jabatan fungsional penyuluh agama dan angka kreditnya, Jakarta.
 Mahlani (2001), “Penataan institusi penyuluh agama”, Yogyakarta: Majalah BAKTI Kanwil Departemen Agama DIY No. 116-Th.XI-Februari.
 Romli (2001), Penyuluhan agama menghadapi tantangan baru, Jakarta: Bina Rena Pariwara.
 Syuhada, Roosdi Ahmad (1988), Bimbingan dan konseling dalam masyarakat dan pendidikan luar sekolah, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar